Jangan Sepelekan Perawatan Gigi si Kecil

kesehatan gigi si kecil

Gigi sehat saat dewasa tentu sudah dirawat sedini mungkin. Jika ingin si kecil kelak memiliki gigi yang sehat pula, jangan sepelekan perawatan gigi si kecil ya, Bunda dan Ayah. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan agar gigi si kecil tetap sehat. Hal ini juga sebaiknya dimulai sejak usia sedini mungkin. Disarankan, sejak batita sekalipun, si kecil sudah diajarkan bagaimana menjaga giginya tetap sehat dan terawat.

Tidak hanya berpengaruh terhadap giginya saja, sebagaimana sudah rahasia umum, kesehatan gigi juga berpengaruh terhadap kesehatan organ-organ tubuh lainnya. Memang BPJS atau asuransi tertentu memberi pertanggungan terhadap keadaan darurat pada gigi  tetapi kasihan  juga kan kalau si kecil harus dirawat karena sakit baik sakit gigi atau sakit lain oleh karena gigi yang tidak sehat.

Tips Perawatan Gigi si Kecil

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah gizi yang diberikan pada anak. Kesehatan gigi anak salah satunya ditentukan oleh apa yang dimakan oleh anak Anda. Pastikan jenis makanan yang beragam dan sayur serta buah-buahan diberikan kepada anak setiap harinya.

Nutrisi seperti Kalsium sangat baik bagi gigi dan juga tulang. Anda bisa memberikan susu atau produk susu seperti yoghurt ataupun keju. Begitu juga dengan vitamin D yang bisa berasal dari telur, sereal dan margarin.

Baca juga : Benda ini wajib Kamu Punya di Usia 20 Tahun Ke atas

Namun, ada yang perlu diwaspadai oleh para orangtua. Tidak jarang ya kalau orangtua mengiming-imingkan camilan manis apabila anak rajin atau penurut. Nah, Ayah dan Bunda, sebaiknya mulai untuk kurangi kebiasaan ini. Bukan berarti tidak boleh sama sekali. Jika memang si kecil benar-benar ingin, berikan sepotong atau sedikit. Ketika minum jus dengan kandungan gula, Anda bisa pula mengajarkan si kecil untuk pakai sedotan. Dengan begitu, gula tidak langsung ‘bersentuhan’ dengan gigi si kecil. Minta si kecil untuk menyedot pelan-pelan saja agar tak tersedak.

Tentu saja tidak lupa untuk menyikat gigi. Perlu diketahui, gula dapat bekerja sama dengan bakteri sehingga membentuk kondisi asam pada gigi. Gigi pun dapat rapuh dan berlubang karena lapisan luarnya diserang oleh bakteri.

Bicara soal menyikat gigi, ada beberapa hal yang bisa orangtua perhatikan dan terapkan setiap harinya:

  • Kegiatan menyikat gigi jadi rutinitas setiap hari. Awalnya Anda bisa menyikatkan gigi si kecil namun ke depannya ajarkan si kecil agar bisa menyikat giginya sendiri. Tentu saja tetap dalam pengawasan Anda ya. Biasakan sikat gigi setiap pagi setelah makan dan malam sebelum tidur.
  • Pilih sikat gigi yang memang dirancang bagi bayi ataupun batita. Sikat gigi harus berbulu lembut, gagang tidak kaku dan juga ujung kepala yang bulat kecil. Ganti sikat gigi tersebut setidaknya sekali dalam tiga bulan. Seusai digunakan, rendam sikat gigi menggunakan air panas dan keringkan lalu masukkan ke dalam penutupnya.
  • Pasta gigi pun tidak dapat disamakan dengan orang dewasa, pastikan agar pasta gigi yang digunakan adalah yang berfluoride rendah.
  • Ajarkan metode menyikat gigi yang benar yakni gerakan memutar, bukan menggosok dari kiri ke kanan karena bisa menyakiti gusi. Sikat pula bagian belakang gigi dan juga lidah.

Sembari membiasakan perawatan gigi si kecil ini, Anda pun dapat mengajarkan pada anak bahwa ke dokter gigi bukan hanya karena sakit. Berkunjunglah ke dokter gigi secara rutin dan lakukan pemeriksaan kesehatan gigi sekali dalam enam bulan. Sebagai informasi saja, tadi di alinea sebelumnya juga sudah disinggung, BPJS Kesehatan juga memberikan pelayanan kesehatan gigi bagi anggotanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *